Soal Lagu SBY dan Jenakanya Nagara Ini.

15 Oct 2010

“Negara ini mulai lucu”. Begitu kata Anis Mata menanggapi soal ujian Kemendag. Dalam soal ujian tes CPNS Kementerian Perdagangan yang diselenggarakan di Istora Senayan pada Selasa (12/10), terdapat satu pertanyaan berbunyi, “Mana lagu di bawah ini yang merupakan salah satu lagu dalam album ketiga Presiden SBY?” Pertanyaan tersebut terdapat di lembar soal berkode 11-01, di grup B antara nomor 30 sampai 40.

Kemendag berkilah bahwa kategori soal itu dimasukkan dalam pengetahuan umum. Memang, pertanyaan tersebut adalah pertanyaan yang umum. Tetapi pas kah pertanyaan tersebut masuk ke dalam soal tes CPNS?

PNS adalah aparatur negara. Digaji dengan uang pajak, dan bekerja untuk negara. Dengan kata kunci “negara”, maka pengetahuan umum yang seharusnya ia kuasai adalah pengetahuan yang menyangkut masalah negara ini.

Ada banyak potensi budaya yang dapat digali dari negara ini. Dan bila disangkut-pautkan dengan kata kunci “Perdagangan”, akan ada banyak kreasi soal yang bisa dibuat.

Pertanyaan, “Apakah nama kain hasil kerajinan tangan yang berasal dari Sumatera Utara”, sangat relevan untuk dijadikan soal berkategori pengetahuan umum. Pertanyaan ini bisa menjaring birokrat negara yang memahami budaya negerinya. Pertanyaan itu juga menggali pengetahuan peserta tes tentang barang kerajinan yang biasa dipasarkan dari daerah Sumatera Utara. Seorang penggemar barang luar negeri, mungkin akan susah mengetahui jawabannya. Tapi penggemar produk dalam negeri, bisa dengan mudah menjawabnya. Selain itu, soal model itu juga bisa mencerminkan keberpihakan pada rakyat kecil. Bukan kah Departemen Perdagangan harusnya berpihak pada pengrajin kecil seperti penyulam kain Ulos dari Sumatera Utara?

Soal lagu SBY itu menjadi gaduh karena orang-orang kebingungan menemukan relevansi soal itu dengan tes CPNS. Apa hubungannya? SBY memang presiden negara ini, tapi bukan dari uang pribadi dia PNS digaji. PNS pun bekerja untuk negara baik SBY sedang berkuasa atau tidak. Jadi tidak ada urusannya dengan SBY.

Entah bagaimana dengan soal-soal yang keluar dalam tes CPNS departemen lain.

Budaya suap saat penerimaan PNS di negeri ini adalah sebuah rahasia umum. Dan negeri ini bertahun-tahun mengidap penyakit suap saat menyaring calon pengabdi negara. Akibatnya, seleksi CPNS hanya menjadi basa basi seremonial belaka. Penyelenggara pun kehilangan akal untuk memilih soal yang tepat dalam menguji CPNS.

Apa artinya soal-soal yang sulit dan ideal apabila hasil akhir ditentukan oleh uang suapan?

Negara ini mulai lucu. Ketidak mampuan meletakkan sesuatu pada tepat tempatnya, kadang menjadi suatu yang jenaka, dan kadang kurang ajar.


TAGS


-

Author

Follow Me